Aku Masih Belajar
Oleh: Triyanto M. Faraz
Aku bukan cahaya,
hanya lilin kecil yang mencoba menerangi sekitarnya.
Kadang apinya redup,
kadang nyalanya tertiup lelah dan waktu.
Setiap pagi aku melangkah ke ruang kelas,
membawa harapan, juga rasa takut.
Takut bila ilmu yang kubagi
belum sampai pada hati yang kucintai.
Anak-anak datang dengan dunia mereka masing-masing,
ada tawa, ada luka, ada tanya yang belum terjawab.
Aku belajar dari mata mereka,
tentang kesabaran, tentang makna pengabdian.
Bukan aku yang selalu tahu segalanya,
merekalah yang sering mengajariku tentang hidup.
Tentang bagaimana jatuh, lalu bangkit;
tentang bagaimana berani bermimpi, meski langit mendung.
Dan di setiap ujung hari,
aku menundukkan kepala, berdoa lirih:
Ya Allah, jadikan pekerjaanku ini ibadah,
jadikan setiap kata yang terucap jadi cahaya,
bukan bara yang membakar hati mereka.
Aku bukan guru yang sempurna,
aku hanya murid yang tak berhenti belajar—
belajar mencintai,
belajar mengerti,
belajar menjadi manusia yang berguna.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar