Rabu, 05 Agustus 2026

Sarasehan Pendidikan Teguhkan Optimisme Kemajuan Sekolah Muhammadiyah Cabang Jetis

 


Jetis, 4 Agustus 2026 – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jetis bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul menyelenggarakan Sarasehan Pendidikan di SD Muhammadiyah Pulokadang, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi sekaligus ikhtiar bersama untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan se-Cabang Jetis.

Sarasehan diikuti oleh seluruh kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA), SMP Muhammadiyah, dan SD Muhammadiyah, se-Cabang Jetis. Kehadiran seluruh pimpinan sekolah tersebut menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus membangun pendidikan Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Hadir memberikan arahan, Ketua PDM Bantul, Arba Riksawan Qomaru, S.E., dan Wakil Ketua PDM Bantul, Drs. H. Totok Sudarto, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Bantul. Keduanya memberikan motivasi, pandangan strategis, serta penguatan kepada para kepala sekolah dalam menghadapi dinamika dan tantangan dunia pendidikan saat ini.

Dalam arahannya, Arba Riksawan Qomaru, S.E. mengajak seluruh kepala sekolah untuk terus menumbuhkan optimisme dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah. Menurutnya, perubahan yang begitu cepat harus dijawab dengan semangat berinovasi, memperkuat kolaborasi antarsekolah, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta menghadirkan sekolah yang semakin dipercaya masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap sekolah memiliki peluang untuk terus berkembang apabila dikelola dengan kepemimpinan yang kuat, budaya mutu yang baik, serta komitmen melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Menutup arahannya, Arba Riksawan Qomaru mengingatkan bahwa seluruh ikhtiar tersebut harus senantiasa dilandasi oleh kesadaran bahwa setiap insan pendidikan sedang ber-Muhammadiyah. Mengelola sekolah Muhammadiyah bukan sekadar menjalankan aktivitas pendidikan, tetapi merupakan bagian dari gerakan dakwah amar makruf nahi mungkar dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Oleh karena itu, setiap langkah dan keputusan hendaknya dibangun di atas keikhlasan, semangat berkhidmat kepada Persyarikatan, serta memiliki orientasi perjuangan yang jelas, bukan semata-mata mengejar keberhasilan duniawi, melainkan sebagai bagian dari ibadah dan ikhtiar menghadirkan kemaslahatan bagi umat.

Sementara itu, Drs. H. Totok Sudarto menekankan pentingnya kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif, visioner, dan mampu membangun budaya kerja yang profesional. Berbekal pengalaman panjang di dunia pendidikan, beliau mengajak para kepala sekolah untuk terus memperkuat tata kelola sekolah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta membangun budaya inovasi agar sekolah Muhammadiyah mampu menjawab perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkemajuan.

Jalannya sarasehan dipandu oleh Hj. Tutik Saptiningsih, M.Pd., Ketua Majelis PAUD Dasmen PDM Bantul, yang bertindak sebagai moderator. Dengan gaya moderasi yang komunikatif, beliau mengarahkan diskusi agar tidak berhenti pada penyampaian persoalan dan pengalaman semata, tetapi berkembang menjadi forum yang produktif untuk menggali berbagai gagasan strategis serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam penguatan kapasitas kepala sekolah, peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia, penguatan tata kelola sekolah, hingga perluasan kolaborasi antarsekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah di Cabang Jetis.

Suasana sarasehan berlangsung hangat, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta aktif menyampaikan pengalaman, berbagi praktik baik, serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi sekolah masing-masing. Berbagai masukan yang muncul menjadi modal penting dalam menyusun langkah-langkah penguatan pendidikan Muhammadiyah di Cabang Jetis secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Sarasehan ini tidak hanya menjadi ruang silaturahmi dan konsolidasi antarkepala sekolah, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama untuk terus bergerak memajukan pendidikan Muhammadiyah melalui sinergi, inovasi, dan penguatan nilai-nilai Persyarikatan. Semangat saling menguatkan yang terbangun selama forum menjadi energi baru dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan di masa mendatang.

Di penghujung kegiatan, menguat keyakinan dan optimisme seluruh peserta bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah dan Aisyiyah di Cabang Jetis memiliki potensi besar untuk terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan menjadi pilihan utama masyarakat. Dengan semangat ber-Muhammadiyah sebagai fondasi perjuangan, kolaborasi yang semakin erat, serta komitmen untuk terus berikhtiar meningkatkan mutu pendidikan, hasil sarasehan ini diharapkan menjadi pijakan lahirnya langkah-langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang semakin mencerahkan, berkualitas, dan memberi manfaat yang luas bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.






Sarasehan Pendidikan Teguhkan Optimisme Kemajuan Sekolah Muhammadiyah Cabang Jetis

  Jetis, 4 Agustus 2026 – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jetis bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul menyelengga...